Kamis, 18 Januari 2018
http://www.zoofirma.ru/
http://www.zoofirma.ru/

Puisi (2)

GADIS MARUN

GADIS MARUN

GADIS MARUN
Oleh Reza Hadiansyah

Ia duduk ditepi sungai

MORE

Cerpen (3)

Kisah Kasih Di Omaru

Kisah Kasih Di Omaru

Cerpen Karangan: Alda Wulandari Senin, 22 Agustus 2016
Pagi-pagi cek grup ...

MORE

Kisah Kasih Di Omaru

Ditulis oleh Sabtu, 11 Maret 2017 12:53

omaruCerpen Karangan: Alda Wulandari

Senin, 22 Agustus 2016
Pagi-pagi cek grup Line “Pengumuman-pengumuman untuk MaBa POLNES 2016 bisa datang ke kampus untuk melihat pembagian nama kelompok OMARU hari ini dan yang jurusan AB sekaligus bisa menggambil baju dan almamater, Terimakasih”
Lagi asik-asik sarapan dapat berita gitu gimana gak kelabakan, ambil handuk terus mandi, sikat gigi, pake baju, otw

10 menit kemudian.. Sampainya di sana ngeliat papan pengumuman yang udah diserbu sama maba-maba, hm akhirnya aku mutusin buat ngantri pengambilan almamater dulu deh, dapat juga akhirnya. Kembali ngeliat papan pengumuman serasa gak habis-habis lihat manusia banyak gitu, dari pada nunggu pede aja jalan sendiri terus nyelip-nyelip efek badan kecil akhirnya bisa sampai depan papan pengumuman

Di papan pengumuman itu tertera info-info dan perlengkapan persyaratan yang harus siapkan untuk omaru “Weww” aneh-aneh teka-tekinya tapi untungnya mudah terpecahkan. Lanjut buat lihat nama-nama anggota kelompok dan pas di hadapan aku berdiri ada namaku “yaeyyy ketemu” (padahal gak nyari) langsung jepret dah itu kertas (KELOMPOK 9 KALIMANTAN BARAT) dan pulang” jam 1 balik lagi buat Praomaru.

Bukan Jalanku

Ditulis oleh Sabtu, 11 Maret 2017 12:47

jlnCerpen Karangan: Ikke Nur Vita Sari

Pagi ini teramat cerah, matahari menepis air mata dari langit yang telah lelah merintih semalaman. Aku pun ikut menepis luka yang baru kemarin kurasakan, luka yang sengaja digores oleh seseorang yang begitu kupercaya dan kucintai.

Dia terhitung masih tetangga denganku, rumahnya berada di dekat perempatan yang berjarak hanya beberapa meter dari rumahku. Ia bernama Hasan, teman sepermainanku sejak kecil yang menjadi orang paling kupercaya dalam hidupku.

Suatu pagi yang cerah, Hasan menemuiku di rumah dengan wajah yang tidak biasa, “Nur, aku pamit sama kamu” ucapnya lirih, “Kamu mau kemana?” tanyaku heran, “Aku mau cari kerja di Jakarta, tunggu aku pulang ya Nur, aku akan kembali untukmu nanti” janji itu kupegang teguh dalam hatiku, aku selalu meyakini dalam do’a bahwa suatu hari ia akan benar-benar kembali untukku.

GADIS MARUN

Ditulis oleh Sabtu, 11 Maret 2017 12:45

injfntzu copy

GADIS MARUN
Oleh Reza Hadiansyah

Ia duduk ditepi sungai
Dikelilingi janur yang melambai.
Putih wajahnya
Karang di samping hidungnya.
Berbalut kerudung --anggun
Dan baju berwarna marun.

Cerah.
Kukira sang surya
Padahal itu wajahnya.

Tapi hari ini lain.
Tidak ada senyuman
Sedikitpun tak ada.

Wajahnya hanya tertunduk
Penuh bimbang
Penuh ragu.

Kuulurkan tanganku --yang tak berwujud.
Kugenggam
Kudekap --perlahan.

"Curahkanlah, jangan ragu!" bisikku
Ia menengadah
Matanya berkaca.
Bibirnya perlahan terbuka
Suaranya mulai terdengar.

Aduh.
Rupanya ia bertengkar dengan kekasihnya.
Kini
Giliran mataku yang berkaca.
Rupanya ia sudah berdua!

 

 

logo panjang 300 bw

www.nuansamigrant.com

Jl. Raya Semanding RT.01 / RW.07

Kepanjen - Malang

Jawa Timur - Indonesia

Beranda | Info Iklan | Redaksi

Peta Lokasi

add google map to website

Facebook Kota Malang